8 NEGARA INI PUNYA MAKANAN FAVORIT UNTUK RAYAKAN HARI NATAL

8 NEGARA INI PUNYA MAKANAN FAVORIT UNTUK RAYAKAN HARI NATAL

Natal adalah salah satu hari libur paling penting dan favorit di dunia. Hari Natal menjadi waktunya untuk bersenang-senang, identik dengan menghias pohon natal, mendekorasi rumah dengan lampu-lampu natal, dan makan malam bersama keluarga. Setiap negara memiliki tradisi sendiri dalam mempersiapkan dan merayakan hari Natal, termasuk soal makanan favorit mereka.

Ada yang sudah menyiapkan dessert sebulan sebelum malam Natal. Ada yang mulai berbelanja bahan makanan untuk makan malam Natal dan lainnya sibuk mencari restoran terbaik untuk makan bersama keluarga di Hari Natal. Terlepas dari perbedaan tradisi dalam perayaannya, menyuguhkan makanan spesial tak boleh terlewatkan. Kalau di Indonesia ada Ayam Kodok, bagaimana dengan negara lainnya? Let’s find out!



JEPANG

Di Jepang, hari Natal adalah musim terbaik untuk KFC. Kok bisa? Ternyata pada tahun 1970-an, saat  KFC pertama di Jepang dibuka dan mengadakan pesta Natal, orang Jepang menjadikan makan ayam goreng KFC sebagai tradisi saat Natal. Karena sebelumnya orang Jepang tidak memiliki banyak tradisi Natal, dan kehadiran KFC dengan produk ayam gorengnya mendadak menjadi sangat populer. Sejak itu, banyak keluarga di Jepang menikmati hidangan ayam goreng saat Natal, bahkan mereka sering memesan ayam goreng KFC hingga dua bulan sebelum hari Natal lho.


JERMAN

Salah satu hidangan Natal populer di Jerman adalah stollen, cake yang terbuat dari campuran buah kering dan marzipan, semacam permen khas Eropa. Cake klasik ini mulai populer sebagai hadiah Natal pada abad ke-15. Cake buah ini ditaburi gula halus di atasnya, sehingga terkesan seperti salju yang identik dengan musim Natal. Makanan Natal lainnya yang juga terkenal di Jerman adalah Weihnachtsgans atau ‘Angsa Natal’, hidangan yang terbuat dari angsa utuh yang diisi dengan apel, plum, chestnut, dan bawang bombay, serta rempah-rempah khas Jerman seperti marjoram dan mugwort. Tradisi ini sudah dimulai sejak Abad Pertengahan, dilihat dari resep yang berasal dari sebuah buku masak yang diterbitkan pada tahun 1350.

 

RUSIA

Mayoritas orang Rusia merayakan Natal setiap tanggal 7 Januari. Ada pula yang berpuasa menjelang Malam Natal dan akan makan ketika bintang pertama muncul di langit. Mereka berbuka puasa dengan makanan Natal tradisional khas Rusia, sochivo atau kutya, yaitu bubur gandum atau nasi yang disajikan dengan buah, madu, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Bubur di Rusia melambangkan persatuan dan dahulu kala para keluarga di Rusia melemparkan sesendok bubur ke langit-langit atau plafon rumah. Jika berhasil menempel di plafon, artinya keluarga itu akan mendapatkan keberuntungan.


ITALIA

Sebagai negara yang terkenal dengan kelezatan kulinernya, Italia punya beberapa makanan Natal tradisional, namun Panettone adalah salah satu dessert paling populer disana. Roti manis yang berisi coklat, kismis, manisan buah dan kacang ini memiliki berat sekitar 1kg. Biasanya disajikan di atas meja saat makan malam Natal dan seluruh anggota keluarga diperbolehkan untuk ‘merobek’nya, lalu dibagikan sepanjang perayaan. Selain roti manis asal kota Milan ini, di selatan Italia ada makanan tradisional yang biasa disajikan saat malam Natal yaitu Feast of Seven Fishes (juga dikenal sebagai Festa dei Sette Pesci atau La Vigilia). Terdiri dari tujuh hidangan ikan dan makanan laut, sebagai simbol nomor tujuh dalam Alkitab yang dilaksanakan setiap tanggal 24 Desember.


PRANCIS

Jika di Indonesia biasanya ada tradisi makan bersama di malam Natal, di Prancis terbiasa untuk makan siang pada tanggal 24 Desember dan sarapan setelah kebaktian gereja tengah malam. Kalkun panggang, chestnut, dan daging rusa adalah beberapa hidangan Natal tradisional Prancis. Untuk hidangan penutup, biasanya orang Prancis menyajikan chocolate log, Yule log atau 'Bûche de Noël', yaitu cake berbentuk batang kayu besar, yang menggunakan banyak krim lezat.  Tak heran jika cake ini bisa habis dalam sekejap.


CINA

Ada sebuah tradisi yang cukup populer di Cina saat merayakan Natal adalah memberikan apel pada malam Natal. Biasanya menjelang Natal banyak toko di Cina menjual apel yang dibungkus kertas warna-warni sehingga orang dapat membelinya dan memberikannya sebagai hadiah. Ternyata tradisi ini bisa dibilang berasal dari kata ‘Malam Natal’ dalam Bahasa Mandarin, 'Ping An Ye' yang terdengar sangat mirip dengan 'Ping Guo', sebutan apel dalam Bahasa Mandarin.


DENMARK

Kamu pernah coba rice pudding? Kalau kamu pernah coba dan suka makanan ini, artinya kamu wajib mengunjungi Denmark saat Natal. 'Ris á la mande', rice pudding spesial khas Denmark yang dibuat dari campuran susu, nasi, almond, vanila, dan whipped cream, adalah hidangan penutup yang sering disajikan saat Hari Natal. Apa yang membuat makanan ini begitu istimewa? Seluruh almond disembunyikan di dalam puding dan siapa pun yang menemukannya akan mendapat hadiah. Tertarik mencoba?


SPANYOL

Makanan penutup yang selalu disajikan saat Natal di Spanyol adalah Nougat atau 'Turrón'. Turrón adalah makanan manis yang terbuat dari campuran madu, telur, gula dan yang paling penting kacang panggang yang biasanya menggunakan almond.  Turrón kini hadir dalam beberapa jenis dan rasa yang berbeda, tergantung pada bahan yang digunakan dan cara pembuatannya. Ada dua jenis  turrón berdasarkan teksturnya: keras tapi rapuh (turrón duro atau turrón de Alicante) atau lunak dan kenyal (turrón blado atau turrón de Jijona) yang diambil dari nama kota asalnya.


Bagaimana pendapat Snackmates? Apakah kalian penasaran ingin mencoba makanan Natal dari negara lain? Sebelum jalan-jalan ke 8 negara di atas, cobain snack-snack favorit dari berbagai negara aja dulu. Ada snack Jepang, snack Korea, snack Singapura, snack dari Inggris dan Amerika juga ada. Kamu bisa cobain semuanya di Tasty Snack. Happy Snackveling!