SUKA PEDAS? KAMU WAJIB COBA KULINER PEDAS TERBAIK DI ASIA TENGGARA INI

SUKA PEDAS? KAMU WAJIB COBA KULINER PEDAS TERBAIK DI ASIA TENGGARA INI

Negara-negara ASEAN berada di kawasan Asia Tenggara, dan saat ini anggotanya terdiri dari 10 negara. Makanan pedas merupakan ciri khas hampir semua negara ASEAN, begitu pun Indonesia yang terkenal dengan ayam penyetnya. Lalu bagaimana dengan makanan pedas khas Singapura, Thailand, Vietnam dan negara ASEAN lainnya?

Buat para penggemar makanan pedas yang suka traveling, Tasty Snack sudah buatkan daftar kuliner pedas terbaik yang wajib dicoba saat berkunjung ke negara-negara ASEAN berikut. Let’s check it out!

 

TOM YUM, THAILAND

Tom Yum adalah kuliner pedas asli Thailand yang mudah ditemukan di banyak restoran. Tom artinya mendidih, sedangkan Yum artinya kombinasi rasa pedas dan asam. Ada banyak variasi sup tom yum di Thailand. Namun varian Tom Yum Goong adalah yang paling populer. Tom yum sendiri berasal dari Thailand Tengah yang mengkombinasikan bumbu rempah khas Thailand seperti serai, cabai, lengkuas, daun jeruk, bawang merah, air jeruk nipis dan kecap ikan. Tom yum bisa disajikan dengan nasi atau bihun. Kamu wajib coba kuliner pedas ini saat berkunjung ke Thailand.

 

KARI BURMA, MYANMAR

Kari Burma merupakan salah satu masakan Burma yang terdiri dari protein (ayam, telur, daging sapi) atau sayuran yang direbus dengan kuah kari yang terbuat dari campuran berbagai rempah seperti bawang bombay, bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, dan kunyit bubuk. Tak lupa ada tambahan bumbu masala khas Burma yang terbuat dari kayu manis bubuk atau cassia, kapulaga, cengkeh, dan lada hitam. Tak heran jika Kari Burma memiliki aroma dan rasa pedas yang sangat khas dan menggoda.

 

LAKSA KARI, MALAYSIA

Laksa kari merupakan kuliner pedas perpaduan Malaysia-Cina yang hadir dalam berbagai level pedas. Mie dengan kuah kari santan ini biasanya diberi topping blood cake (puding darah), kerang, sotong, atau irisan telur rebus. Laksa kari di daerah Klang Valley dikenal sebagai yang terpedas, dengan kuah kaldu yang lebih kental, dengan topping ayam suwir, tahu goreng, tauge, daun mint, dan sambal goreng.

 

AYAM PENYET, INDONESIA

Sumber: Detik

Ayam goreng khas Jawa Timur yang punya sebutan lain yaitu ‘ayam geprek’, disajikan bersama timun, tahu goreng, tempe goreng, dan sambal pedas. Daging ayam yang sudah dibumbui direbus, lalu digoreng dan akhirnya digeprek atau dihancurkan. Perpaduan bagian luar yang renyah dengan daging ayam yang lembut di dalamnya, dinikmati bersama sambal yang super pedas.

Sambal ayam penyet terbuat dari campuran cabe, teri, tomat, bawang merah, bawang putih, terasi, asam jawa, gula pasir dan air jeruk nipis, sehingga ada sedikit rasa manis pada sambalnya. Kuliner ini enaknya dimakan bersama nasi hangat.

 

BICOL EXPRESS, FILIPINA

Sumber: whattoeatph

Bicol Express atau sinilihan adalah kuliner pedas Filipina yang berisikan kuah santan kental dimasak bersama daging babi, cabe, terasi, bawang merah dan bawang putih. Nama Bicol Express berasal dari nama kereta yang melintas dari Manila ke wilayah Bicol, yang terkenal dengan masakan pedasnya.

Bicol Express menjadi makanan pedas favorit warga Filipina karena memberikan efek yang menenangkan saat dimakan, perut jadi kenyang, dan level pedasnya masih aman untuk dikonsumsi. Jika kamu berkunjung ke Filipina dan ingin mencicipi kuliner pedas yang kaya bumbu, kamu wajib coba Bicol Express.

 

BO KHO, VIETNAM

Sumber: Wok & Kin

Bò kho adalah kuliner pedas Vietnam yang terinspirasi dari rebusan daging sapi Cina namun versi Vietnam bumbu rempahnya lebih berasa. Kaldu yang terbuat dari serai, cengkeh, kayu manis, bawang merah, bawang putih, cabe dan adas manis direbus berjam-jam. Lalu potongan daging sapi disangrai, lalu dimasak bersama wortel sampai empuk. Rasa gurih dan pedasnya sangat menggoda, sampai siapapun yang mencium aromanya tidak bisa menolak.

 

SOMLAR KARI SAEK MOUAN, KAMBOJA

Sumber: delicious.com.au

Salah satu kuliner pedas Kamboja adalah somlar kari saek mouan atau kari ayam yang lezat dengan perpaduan pasta kari merah yang disebut kroeung kraham. Sering disamakan dengan masakan Thailand, keduanya sebenarnya beda lho. Masakan Thailand biasanya lebih menomorsatukan keseimbangan rasa, kalau masakan Kamboja berani mencampur rasa pedas, asam dan asin. Orang Kamboja lebih suka menggunakan kroeung sebagai bahan dasar dari banyak makanan mereka.

 

CHILI CRAB, SINGAPURA

Masakan khas Singapura yang sudah ada sejak tahun 1956-an berawal dari bisnis makanan sepasang suami-istri. Dulu seafood hanya direbus, namun mereka mencoba memasak kepiting dengan campuran saus tomat dan sambal. Daging kepiting yang sudah enak, ditambah saus yang manis, gurih dan pedas bisa membuat kamu tak bisa berhenti memakannya. Kamu bisa menemukan kuliner pedas Singapura ini di banyak restoran seafood, tapi kamu harus kunjungi restoran Palm Beach untuk mencoba Chili Crab legendaris asli Singapura.

 

PAD KEE MAO, LAOS

Sumber: The Woks of Life

Pernah dengar istilah ‘Mie Mabuk’ atau Drunked Noodle? Ternyata Pad Kee Moo adalah nama lain dari Mie Mabuk yang wajib kamu cicipi saat berkunjung ke Laos. Kuliner pedas yang berbahan utama mie ini ditumis dengan bermacam-macam bumbu dan rempah. Rasanya sangat khas dan juga lezat, namun juga memiliki rasa pedas yang unik, cocok untuk para penggemar makanan pedas.



BELUTAK, BRUNEI DARUSSALAM

Sumber: Plesiran Kota Tua

Buat kamu penggemar sosis sapi, ada makanan khas Brunei Darussalam yang unik nih. Terbuat dari campuran daging sapi dan lemak yang sudah dibumbui bawang putih, garam, cabai dan rempah-rempah, lalu dibungkus seperti sosis. Biasanya belutak disajikan dengan sambal pedas khas Brunei dan dijadikan sebagai pelengkap untuk masakan Brunei lainnya. Penasaran gimana rasa sosis sapi tradisional Brunei? Jangan lupa pesan belutak saat berkunjung kesana ya.

 

Sekarang, kamu sudah tahu makanan pedas apa saja yang wajib kamu coba ketika berkunjung ke negara-negara di Asia Tenggara. Kamu paling penasaran cobain kuliner pedas yang mana nih?